Pulang Kampung


Saya sudah merasa jauh dari kampung halaman pada saat saya harus pindah ke Madura, perasaan yang sangat menjengkelkan, belum pernah mengetahui seperti apa tempat itu, belum pernah mengatahui manusianya walaupun dari media televisi pada saat itu, ataupun media cetak, jarang pula punya tetangga orang Madura di NTT.

Posisi yang tidak menyenangkan harus meninggalkan kampung halaman, saya pindah ke MADURA karena satu alasan, alsan pekerjaan bapak saya, dia mempunyai tugas mengawasi pekerjaan bendungan Nipah di madura, semuanya saya pikir akan selesai cepat dan akan kembali ke NTT namun semuanya berkebalikan dengan ekspektasi saya pada saat itu, saat itu yang saya pikirkan akan sebentar berada di Madura, dikarenakan saya tidak menyukai tempat itu pada awalnya, namun lambat laun saya terbiasa dan mempunyai teman dan terbiasa dengan lingkungan baru tersebut, namun masih dengan pikiran bahwa saya akan kembali ke NTT suatu hari nanti.

Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun saya lewati bersama keluarga saya, dan pada tahun 2006 keluarga saya mendapatkan anggota baru, yaitu adik baru saya, yang artinya menambah armada dalam rumah tersebut, singkat cerita semua dijalani dengan baik, walau bagi pribadi saya sendiri tidak terlalu baik, melewati masa SMP dengan  tidak terlalu baik, namun pada saat SMA semaunya 360 derajat berubah sangat baik, oh iya dalam perjalanan saya tumbuh dewasa, banyak wilayah di madura yang saya jelajahi seperti di acara "BOLANG", lebih tepatnya "BOcah ngiLANG" hehe.

Setelah lama tinggal di Madura saya kembali ingat dengan keinginan pulang kampung saya ke NTT, itu terjadi pada saat kuliah, liburan semester 3 awal tahun 2017, dua hari setelah tahun baru, saya berangkat ke NTT, ke Sumba Timur, kota Waingapu, menyenagkan bisa pulang kampung, setelah meninggalkannya untuk waktu yang sangat lama yaitu 12 tahun lamanya, akhirnya pulang, sesampainya di Waingapu saya langsung di sambut oleh kerabat disana, saya dan adik saya yang waktu itu pulang kampung, yang lainnya gak ikut, 7 hari berada di Waingapu sanagat menyenangkan, saya gak bisa bercerita terlalu panjang, mungkin saya akan tunjukkan kebahagiaan saya pulkam dengan beberapa gambar, oh iya beberapa hal berubah, yaitu nenek saya bertambah tua, pekarangan rumah terasa mengecil, mungkin karena saya bertambah besar hehe.

ini dia

























Komentar

  1. tulisannya sepertinya terlalu tebal mas, jadi agak sulit terbaca, hihihi, simple is better than complex :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembelajaran Hidup

Tokoh Inspiratif